5 Teknik Isolasi Bakteri

5 Teknik Isolasi Bakteri

Posted on

articlia.com – Teknik isolasi merupakan usaha dalam menumbuhkan mikroba diluar dari lingkungan alamiahnya. Mikroorganisme bisa diperoleh dari lingkungan baik di air, tanah, udara, substrat yang berupa bahan pangan, dan tanaman sampai hewan. Jenis mikroorganismenya sendiri dapat berupa bakteri, khamir, jamur, kapang dll.

5 Teknik Isolasi Bakteri

Terdapat berbagai cara untuk mengisolasi mikroba, yaitu :

a. Isolasi pada agar cawan

Prinsip pada metode ini ialah dengan cara mengencerkan mikroorganisme sehingga diperolehlah individu spesies yang dapat dipisahkan dari organisme lainnya. Setiap koloni yang terpisah & tampak pada cawan tersebut setelah inkubasi berasal dari 1 (satu) sel tunggal (Menurut Mulyani, 1991).

Terdapat juga beberapa cara dalam metode isolasi pada agar cawan, yakni : Metode gores kuadran, metode agar cawan tuang, serta Metode gores kuadran. Apa bila metode ini dilakukan dengan baik maka menghasilkan terisolasinya mikroorganisme, dimana setiap koloninya berasal dari satu sel (Menurut Mulyono, 1992).

Menurut Hadioetomo (1993), ada 2 (dua) metode yang dapat dilakukan untuk memperoleh biakan murni, yakni dengan :

b. Metode cawan gores

Metode ini sendiri memiliki 2 (dua) keuntungan, yakni menghemat bahan maupun waktu. Metode dari cawan gores ini dilakukan dengan baik dan kebanyakan akan mengakibatkan terisolasinya mikroorganisme yang diinginkan.

2 (Dua) macam kesalahan yang umum sekali dilakukan adalah tidak memanfaatkan permukaan medium dengan sebaik-baiknya agar dapat digores sehingga pengencerannya menjadi kurang lanjut & cenderung untuk menggunakan inokulum terlalu banyak sehingga menyulitkan pemisahan dari sel-sel yang digores.

c. Metode cawan tuang

Cara lain untuk dapat mendapatkan koloni murni dari populasi campuran mikroorganisme ialah dengan cara mengencerkan spesimen dalam medium agar yang telah dicairkan atau didinginkan ( ±50 oC ) yang kemudian dicawankan.

Karena konsentrasi dari sel-sel mikroba di dalam spesimen umunya tidak diketahui sebelumnya, maka pengencerannya sangat perlu dilakukan beberapa tahap sehingga sekurang-kurangnya satu di antara cawan tersebut mengandung koloni yang terpisah di atas permukaan ataupun didalam. Metode ini sendiri sangat memboroskan bahan dan waktu namun tidak memerlukan keterampilan yang tinggi  profillengkap.com

d. Isolasi Pada Medium Cair

Metode ini pada medium cair dilakukan apabila mikroorganisme tidak bisa tumbuh pada agar cawan (medium padat), tetapi hanya bisa tumbuh pada kultur cair. Metode ini sendiri perlu dilakukan pengencaran dengan beberapa serial pengenceran. Semakin tinggi pengenceran yang dilakukan maka peluang untuk mendapatkan satu sel semakin besar pula.

e. Isolasi Sel Tunggal

Metode isolasi ini dilakukan agar dapat mengisolasi sel mikroorganisme berukuran besar yang tidak dapat diisolasi dengan metode agar cawan/medium cair. Sel mikroorganisme dapat dilihat dengan menggunakan perbesaran sekitar 100 kali. Dan kemudian sel tersebut dipisahkan dengan menggunakan pipet kapiler yang sangat halus ataupun micromanipulator, yang dilakukan secara aseptis.

Itulah sekilas penjelasan tentang 5 Teknik Isolasi Bakteri, terima kasih telah menyempatkan membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan untuk mengirimkan kritik maupun saran kepada redaksi kami

Baca Juga :