guru-mendidik

Kebiasaan Salah Guru Dalam Mendidik Siswa

Posted on

Kebiasaan Salah Guru Dalam Mendidik Siswa

articlia.com – Ada yang bilang kalau guru tidak pernah salah dalam mendidik siswanya. Guru selalu benar dan perintah guru adalah kewajiban bagi siswa. Benarkah demikian? Dalam hal mendidik, yang terbaik bukan gurunya akan tetapi bagaimana trik guru tersebut untuk bersahabat dengan siswa sehingga bisa dihormati, dijunjung dan disayang oleh siswanya karena memang pendekatan adalah salah satu cara terbaik untuk mencapai sukses dalam pengajaran di sekolah.

Tak selamanya guru itu benar bahkan sikap guru yang mendominasi pengajaran di sekolah juga tidak benar karena yang paling tepat guru harus membantu siswa untuk aktif dan punya rasa percaya diri untuk tampil di depan umum. Dalam teknik pengajaran dan pendidikan di Indonesia, sebenarnya pada praktiknya ada beberapa kebiasaan salah guru yang sering dilakukan. Apa saja kebiasaan salah guru dalam mendidik siswa yang harus ditelaah lebih lanjut dan dijauhi mulai dari sekarang?

Kebiasaan Salah Guru Dalam Mendidik Siswa

Monoton dalam penerapan

Dimana saja sekolahnya pasti ada guru yang seperti itu. Monoton dalam mendidik siswa. Mereka kemudian juga selalu membandingkan diri pribadi dengan pribadi siswanya atau membandingkan era pendidikan sekarang dengan yang di alami dulu. Biasanya kebiasaan ini dimulai dengan pengucapan kata “Dulu bapak rajin belajar walau jalan kaki 10 km, kalian juga harus bisa seperti bapak”. Perkataan – perkataan yang seperti ini kemudian membuat siswa merasa “kenapa sih harus dibanding –bandingkan?” di http://www.bahasainggrisoke.com/pengertian-rumus-dan-contoh-kalimat-simple-present-tense-terlengkap/

Sebagai seorang guru Anda harus tahu bahwa siswa tidak suka dibanding – bandingkan. Bahkan kalau perbandingan yang Anda lontarkan keterlaluan bukan tidak mungkin nantinya siswa malah akan merasa kalau Anda kurang baik dan kurang bisa bersahabat dengan dia.

Keras dan memaksa

Pembelajaran itu harus dilakukan dengan ikhlas dan siswa harus menerima apa yang Anda ajarkan dengan ikhlas juga. Ketika siswa tidak ikhlas menerima pelajaran tentu apa yang Anda ajarkan tidak akan bisa diserap olehnya. Karena itu dalam mendidik siswa jangan sampai keras dan memaksa. Anda harus bisa memberikan sikap yang lunak oleh siswa yang bersangkutan agar dia bisa suka dengan metode yang Anda dapatkan.

Ortodok dan kaku

Sikap kaku dari seorang guru memang banyak ditemukan di kalangan guru negara kita yang menyamakan penerapan pembelajaran dan pendidikan atas semua elemen siswa. Singkatnya, sebenarnya pendidikan yang diberikan pada masing – masing siswa tidak sama. Mungkin ada siswa yang bisa menerima apa yang diajarkan dengan metode Anda karena memang pada hakikatnya dia pandai tapi di sisi lain ada siswa yang bisa menerima pelajaran hanya dari pengajar yang ia suka. Jadi dalam mengajar upayakan Anda punya cara menarik yang menyenangkan dan jangan bersikap kaku atau ortodok.

Demikian sedikit informasi tentang Kebiasaan Salah Guru Dalam Mendidik Siswa. Semoga informasi yang kami berikan diatas menjadi informasi yang bermanfaat.

Baca juga artikel tentang pendidikan lainnya :